Info Ayah Bunda

Thursday, April 10, 2008

Pola Makan Bayi 6 Bulan

Bayi saya saat ini berusia 6 bulan lebih. Dia sudah saya beri makanan padat seperti sereal dan bubur instan encer sejak berusia 4 bulan. Memasuki umur 5 bulan, saya beri bubur yang lebih padat. Tetapi pada saat diberikan, ia menjadi rewel dan susah menelannya. Bahkan jika saya paksa ia akan muntah.

Bagaimana sebenarnya pola makan yang baik bagi anak usia 6 bulan ke atas?

Nunik Kristiani
Jakarta

Sejak usia 4 bulan anak Anda sudah diberi bubur susu, sayangnya Anda tidak menjelaskan apakah si kecil diberi ASI atau susu formula? Padahal jika ASI Anda jumlahnya cukup, sebaiknya Anda memberikan ASI eksklusif (hanya ASI saja) selama 6 bulan. Dengan demikian, sebelum 6 bulan ia tidak perlu diberi bubur susu.

Sekarang ini si kecil sudah Anda beri bubur dengan cara pemberian yang benar, yaitu berupa bubur encer dahulu yang teksturnya semakin lama semakin kental. Selain bubur susu, bayi Anda harus tetap diberi ASI atau susu formula (meski jumlahnya lebih sedikit dari sebelum mendapat makanan tambahan), dan sebaiknya diberi tambahan buah-buahan.

Adapun pola pemberian makanannya adalah sebagai berikut. Bubur diberikan sehari sekali, buah sehari sekali, dan ditambah lagi dengan makanan baru berupa nasi tim yang diblender lebih dahulu.

Adaptasi dari makanan encer ke makanan padat dilakukan secara bertahap, ditambah dengan kesabaran Anda pada waktu memberikannya. Perlu Anda ingat, saat ini si kecil sedang belajar menelan makanan yang lebih padat dan harus terus-menerus berlatih. Bagi dia, pelajaran baru ini tidak begitu mudah dilakukan, sehingga timbul kesan seolah-olah ia menolak makan. Jika saja ia benar menolak, tidak berarti ia akan menolak untuk seterusnya. Bujuklah ia, tetapi jangan dipaksa. Dengan kesabaran, tentu usaha Anda akan berhasil.

Pemberian makan untuk bayi usia 6 bulan per hari

1. ASI tetap diberikan sesukanya. Kalau tidak ada ASI , berikan susu formula 5 kali (185 - 220 ml)
2. Buah sehari 1 kali
3. Bubur susu 1 kali
4. Nasi tim saring 1kali
5. Kuning telur 1 kali

Jika bayi sudah mencapai usia 7 bulan, pemberian nasi tim saring ditambah frekuensinya menjadi 2 kali. Untuk itu, pemberian susu formula berubah menjadi 4 x 220 ml (kalau tidak diberi ASI). Jika pemberi ASI dicampur dengan susu formula, maka jumlah susu formulanya harus dikurangi.

Buah Saring Pisang & Melon

Bahan:

75 g pisang raja (dagingnya), potong kecil
50 g melon (dagingnya), potong kecil

Cara membuat:

- Masukkan potongan pisang dan melon ke dalam blender. Haluskan, tuang ke dalam mangkuk bayi.
- Suapkan segera dengan sendok kecil.

Untuk: 1 porsi

1 porsi: 108 kalori

Bubur Susu Crackers Sari Avokad

Bahan:

200 ml air
10 g gula pasir
20 g crackers , hancurkan
3 sendok takar susu formula bubuk
50 g daging avokad tua, potong kecil
5 g gula pasir

Cara membuat:

- Tuang air dan 5 gram gula pasir dalam panci. Masukkan creckers yang sudah hancur, aduk rata. Jerang di atas api kecil, aduk-aduk sampai menjadi bubur. Angkat, sisihkan dan tunggu sampai dingin.
- Bubuhi susu formula bubuk dan aduk hingga tercampur rata.
- Masukkan potongan avokad dan sisa gula ke dalam blender. Haluskan, tuang di atas bubur crackers.
- Suapkan segera pada bayi dengan sendok kecil.

Untuk: 1 porsi

1 porsi: 235 kalori
Nasi Tim Daging Giling

Bahan:

20 g beras cuci bersih, tiriskan
625 ml air
30 g daging sapi giling
50 g tahu, potong kecil
25 g tomat, potong kecil
50 g labu kuning, potong kecil
1/4 sdt garam halus
1 sdm santan

Cara membuat:

- Rebus beras dengan air bersama daging giling, dan tahu. Aduk-aduk hingga menjadi bubur kental.
- Masukkan tomat dan labu kuning, masak sambil diaduk hingga sayuran matang.
- Beri garam serta santan, aduk-aduk sampai matang. Angkat dari api.
- Tunggu sampai agak dingin. Masukkan ke dalam blender dan haluskan, atau saring dengan saringan kawat.
- Tuang di piring bayi, dan suapkan dengan sendok kecil.

Untuk: 1 porsi
1 porsi: 194 kalori

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]



<< Home